Manchester United Kawinkan Gelar EPL dan LC 2008
Kamis dini hari ini perhelatan antar klub di benua biru memasuki fase akhir, yaitu final liga champions eropa musim 2007/2008 yang mempertemukan 2 tim asal inggris, Manchester United dan Chelsea. Persaingan kedua tim musim ini bisa dikatakan sangat ketat, hal ini bisa dilihat dari perburuan title EPL yang harus ditentukan hingga pekan terakhir oleh kedua tim.
MU dan Chelsea hadir di final dengan sama-sama tidak mengalami kendala berarti, kekuatan yang full team sampai usaha pemecahan rekor2 baru. Disatu sisi MU memiliki rekor 100% juara ketika tampil di final, dari penampilan meraka 1968 dan 1999. Disisi lain Chelsea ingin mengikuti jejak Borussia Dortmund yang berjadi juara baru, ketika berhadapan dengan tim yang pernah menjadi juara sebelumnya. Mitos ketika 2 tim dari 1 negara asal bertemu di final, yang keluar menjadi juara adalah tim yang bukan juara di liga negara asalanya, ini berlaku ketika Real Madrid bertemu Valencia (juara la liga) dan juga AC MIlan bertemu Juventus (Juara Lega Calcio), yang masing-masing dimenangkan oleh Real Madrid dan AC Milan.
Pertandingan diawalin dengan permainan hati2 oleh MU dan Chelsea, pada quater awal MU lebih menguasai permainan, ini bisa dilihat dari penguasaan bola dimana MU unggul hingga 60% berbanding Chelesa yang 40%. Hingga akhirnya ketika sentuhan 1 - 2, Wess Brown dan Paul Scholes di sisi kiri pertahanan Chelsea, yang kemudian diteruskan umpan Wes Brown ke jantung pertahaan Chelsea, CR7 yang tanpa pengawalan berhasil menceploskan bola melalui sundulan ke gawang Peter Cech pada menit 25, 1-0 untuk keunggulan MU. Setelah gol MU tercipta Chelsea berusaha keluar dari tekanan, hal ini membuahkan hasil, pada injury time babak 1, dimana lini pertahanan MU lengah, Essien melakukan tendangan spekulasi, dan membentur Ferdinand, Lampard yang datang dari lini kedua yang tanpa pengawalan dengan mudah menceploskan bola ke gawang Edwin Van Der Sar. 1-1.
Pada babak kedua masing-masing tim memiliki beberapa peluang emas yang dapet membuahkan gol, kurang nya finishing touch yang baik dan penampilan kedua kiper yang maksimal, akhirnya mementahkan semua peluang-peluang yang ada. Akhir babak kedua kedudukan tetap imbang 1-1.
Dua Babak Over Time pun akhir mesti dijalani oleh kedua tim, untuk menentukan Juara. Pada babak over time 1, kedua tim berusahan menciptakan beberapa skema untuk menjebol gawang lawan, MU dan Chelsea sama-sama memiliki peluang, Chelsea pun memiliki peluang “nyaris” gol ketika sepakan Lampard membentur mistar Edwin Van Der Sar. Babak 1 Over Time pun masih berakhir dengan kedudukan imbang 1-1. Babak 2 over time, MU tampak nya lebih unggul dalam penguasaan lapangan. Di penghujung babak 2 over time, terjadi insiden, dimana insiden ini diawalin oleh Tevez dengan makalele, hingga konflik menyebar pada “duel” Vidic dan Drogba, sehingga akhirnya Drogba mendapatkan kartu merah, karena dinilai wasit melakukan tindakan tidak sportif dengan menampar pipi Vidic. Hingga babak 2 over time selesai kedudukan masih imbang 1-1, sehingga penentuan juara harus ditentukan melalui adu penalti.
ADU PENALTI
- MU mendapatkan giliran pertama melakukan penalti, Carlos Tevez dipercaya penjadi algojo pertama, dengan pasti Tevez berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
- Ballack pun berhasil melalukan eksekusi penalti, hingga berhasil menyamakan kedudukan.
- Carrick menambah point bagi MU.
- Balletti yang masuk di babak 2 over time juga menjalankan tugas dengan baik, sehingga Chelsea berhasil menyamakan kedudukan.
- Giliran MU melalui CR7, dengan pasti CR& memulai eksekusi penalti, CR7 dengan style rupa nya sangat di hapal oleh Peter Cech, hingga Peter Cech berhasil menghalau eksekusi CR7, hal ini membuat CR7 bersiap menjadi pecundang pada laga ini.
- Lampard dengan menyakinkan berhasil membobol gawang Edwin V. D. S.
- Hargreaves mencoba mengumpulkan serpihan2 kemenagan MU, dengan berhasil memperdaya Peter Cech.
- Chelsea kembali unggul melalui penalti A. Cole.
- Dengan kepercayaan tinggi Nani berhasil memperpanjang napas MU.
- Dengan langkah yang sedikit ragu Terry melangkah untuk melakukan eksekusi penalti, setelah mengambil ancang2….dan uuupssss….tumpuan kaki Terry pun terpeleset di rumput stadion yang memang sudah diguyur hujan rintik2 sejak babak 2. Sepakan Terry pun meyamping ke sebalah kiri gawang E. V. D. S. Score pun masih imbang 5 - 5 sehingga mesti melalui eksekutor tambahan. Asa MU pun kembali membesar untuk meraih Double Winner musim ini.
- Anderson, bocah 19 tahun tampil luar biasa untuk menaklukkan Peter Cech, tekanan beralih kepada kubu Chelsea.
- Kalou menjawab tantangan dengan bbaik, setelah berhasil mengecoh E. V. D. S.
- Giggs menjadi eksekutor MU selanjutnya, dengan tenang pemain yang sarat pengalaman ini mengecoh Peter Cech dengan sepakan datar nya….booom….MU kembali unggul, dan memberi tekanan kembali kepada kubu Chelsea.
- Edwin Van Der Sar pun meluapkan kegemiraannya setelah berhasil memblok tendangan striker Anelka ke sisi kanan gawang MU…sekaligus menghapus kenangan pahit penjaga gawang MU ini ketika memperkuat Ajax setelah kalah difinal oleh Juventus lewat drama adu pinalti.
Akhirnya MU meraih Double Winner musim ini, sehingga menjadikan Chelsea pecundang untuk kedua kalinya, di EPL dan di LC.
Dan tampaknya CR7 mesti berterima kasih kepada Edwin Van Der Sar dan “John Terry” yang tidak membuat dirinya menjadi pecundang malam itu. CR7 pun mencatatkan dirinya sebagai Top Score LC musim ini dengan 8 gol…… catatan yang fantastis oleh seorang winger…
Glory…Glory….Manchester United
Kala Sang Java dan Oracle Bertemu
Setelah mencoba hello world di Java (console), saatnya kita mencoba mengkoneksikan nya ke database. Soalnya dl pas kuliah (sempet kuliah walaupun ga jelas hehe), dosen saya, mas iid anwar hidayat bilang gini “klo belajar pemograman, abis bisa hello world langsung aja coba koneksi-in ke database”. Nah kali ini kita mencoba Java yang akan dikoneksikan ke database Oracle (kita pake Oracle 9i), adapun scriptnya seperti dibawah ini yang saya adopsiserta modifikasi dari bukunya Ridwan Sanjaya yang berjudul Pemograman di Linux dengan Java dan MySQL.
import java.sql.*;
import oracle.jdbc.driver.*;
public class TestConnection
{
public static void main(String [] vars)
{
Connection conn;
try
{
DriverManager.registerDriver(new oracle.jdbc.OracleDriver());
// The following needs to be edited eith your database spesifics
conn = DriverManager.getConnection(”jdbc:oracle:thin:@localhost:dev”, “scott”, “tiger”);
System.out.println(”berhasil”);
String sql = “SELECT ename, job, sal FROM emp”;
Statement stat = conn.createStatement();
ResultSet set = stat.executeQuery(sql);
while (set.next())
{
String nama = set.getString(”ename”);
System.out.print(nama);
System.out.print(”\t”);
String kerjaan = set.getString(”job”);
System.out.print(kerjaan);
System.out.print(”\t”);
String gaji = set.getString(”sal”);
System.out.print(gaji);
System.out.print(”\t”);
System.out.println();
}
}
catch(SQLException e)
{
System.out.println(”Caught : ” + e);
System.exit(1);
}
}
}
PENJELASAN SINGKAT :
- Terlebih dahulu copy file Classes12.jar dari folder “jdbc” oracle anda ke folder “lib” dari JDK anda.
Gelar 17
Minggu kemaren bertempat di JJB Stadium, dengan mengalahkan tuan rumah Wigan 2-0 melalui penalti CR7 dan sontekan Giggs, Manchester United berhasil mencapai gelar ke 17 dalam sejarah perhelatan liga inggris sampai saat ini, atau tepatnya gelar ke 10 dalam format EPL yang semuanya di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Memang luar biasa sosok pria berkebangsaan Scotlandia ini, mengubah MU dari tim “biasa” saja di akhir dekade 80an menjadi klub besar saat ini. Tidak bisa dipungkiri juga bahwa kiprah MU di bawah asuhan SAF turut mendongkrak hegemoni kejayaan klub2 inggris di kancah eropa pada 1 dekade ini.
Selain Fergie, juga terdapat sosok CR7 yang begitu fenomental musim ini dengan mengemas 31 gol di ajang EPL, hal ini kemungkinan besar akan membuat kepala SAF menjadi “gundul” di awal musim depan sekaligus menjadikan dirinya Top Score EPL musim ini. Dibalik kejeniusan SAF dan fenomenalnya CR7 musim ini, saya juga melihat bahwa musim ini MU memang memiliki skuad yang ”pantas” menjuarai EPL bahkan LC. Tampil mengecewakan diawal musim serta sempat merasakan posisi 16 mampu dibalikkan dengan menjuarai EPL di akhir musim.
Title MU musim ini juga memperpendek selisih gelar dengan Liverpool, dimana Liverpool telah berhasil mengoleksi 18 gelar. Akan tetapi berjuang MU musim ini belum selesai, masih akan laga yang penting untuk dimenangi yaitu Final LC di Moskow, menghadapi Chelsea.
Sekarang saatnya “konsentrasi”, pesta kemenangan bukan saat ini tapi 21 Mei, semoga. Glory MU.
MU Ke Final
Rabu dini hari tadi, MU menjamu Barcelona di Theater of Dream Old Traford dengan modal yang sebenarnya kurang baik, dengan tidak meraih kemenangan dalam 3 laga terakhir, seri lawan Rover di EPL (1-1), Barcelona di LC (0-0) dan Chelsea di EPL (1-2) membuat kubu MU sedikit kurang kondusif, terlebih absen nya Rooney (cedera setelah mencetak gol ke gawang Chelsea) dan Vidic (cedera setelah “duel” dengan Drogba).
MU yang kondisi saat ini menghadapi tekanan tinggi di EPL (point sama dengan Chelsea) maupun LC memulai pertandingan dengan kurang menyakinkan, justru Barcelona yang memulai inisiatif penyerangan, yang dimotori oleh Messi. Pada Quarter pertama kedua tim menerapkan pressure yang ketat dan permainan yang cepat, secara permainan Barcelona lebih unggul walaupun tidak mendominasi seperti pada Leg 1.
Dibalik tekanan-tekanan yang dilakukan Barcelona, akhirnya MU berhasil memecah kebuntuan di menit 14, melalui sepakan fantastis Paul Schloes yang sulit untuk diantisipasi oleh Valdes. Proses gol berawal dari kesalahan Zambrotta yang membuang bola ketika CR7 melakukan penetrasi di sisi kanan pertahanan Barcelona, oleh Zambrotta bola dibuang ke sisi tengah pertahanan dari Barcelona yang tidak ada pengawalan dari pemain Barcelona, sehingga PS dengan mudah melakukan sepakan yang menghasilkan sebuah gol yang indah, setelah gol terjadi MU sempat mengendalikan permainan beberapa menit yang kemudian diambil alih kembali oleh Barcelona.
Pada Babak kedua berjalan hampir sama dengan babak pertama, Barcelona masih mendominasi, yang berbeda babak kedua berjalan terasa lebih lama hehehe. Hingga laga usai kedudukan masih 1-0 buat tim asuhan Sir Alex Ferguson. Hal ini otomatis membuat MU berhak tampil di Final.
Di Final MU akan menghadapi pemenang antara Liverpool atau Chelsea, yang akan berlaga dini hari nanti. Siapa pun lawan MU di Final, rekor 100% juara ketika berlaga di Final LC perlu dipertahankan Oleh MU.
Glory…glory…Manchester United.
Hello World Pada Java
Biasanya langkah awal setelah kita berhasil menginstall suatu bahasa pemograman adalah apa yang dinamakan “Hello World”.
Untuk itu kita akan memcoba membuat Hello World di Java.
1. Buka editor kesukaan anda, bisa notepad atau JCreator.
2. Ketikan kode berikut :
/*
This is a simple Java program
Call this file Example.java
*/
class Example
{
// A Java program begins with a call to main ()
public static void main (String args [])
{
System.out.println(”Java drives the Web”);
}
}
3. Simpan file ini dengan nama Example.java
4. Pada command prompt ketik perintah “javac Example.java” (tanpa tanda “).
5. Setelah itu, ketik kembali perintah “java Example” (tanpa tanda “).
6. Kemudian akan muncul text bertuliskan Java drives the Web di command prompt.
PENJELASAN :
1. /* adalah tag pembuka komentar multi baris pada java, sedangkan */ adalah tag penutup pada komentar multi barisnya.
2. Sehingga “This is a simple Java Program” dan “Call this file Example.java” tidak ikut di “run” oleh java karena merupakan komentar.
3. class Example, ini adalah class utama dari file Example.java. Karena pada java didasarkan pada class-class. Nama class utama harus sama dengan nama file dari script java, itu sebabnya nama file dan nama class sama yaitu Example (case sensitive).
4 setelah class kemudian diikuti oleh { sebagai pembuka dan } sebagai penutup. Isi dari yang diapit oleh { dan } merupakan isi dari class yang bersangkutan.
5. // merupakan komentar 1 baris, mirip komentar yang ada di PHP.
6. public static void main (String args []), ini merupakan bagian inti dari suatu class, bagian seperti ini biasa disebut “method”, dimana bagian ini adalah yang diakses pertama kali ada pada bagian ini.
7. public merupakan keterangan kunci akses method ini, apakah bisa oleh semua (public). disamping public ada private dan protected. public, private dan protected akan dijelaskan kemudian.
8. void menjelaskan bahwa method ini tidak menghasilkan nilai kembalian atau return.
9.main() adalah menunjukkan bahwa method ini akan di akses pertama kali sebelum program mengakses bagian lain dari script ini.
10. String args [], merupakan parameter yang terdapat di method ini. parameter ini menunjukkan klo parameter ini berupa String dengan parameter bernama args yang menggunakan metoda array.
11. setelah public static void main(String args[]) juga terdapat tanda { sebagai membuka dan } sebagai penutupnya.
12. System.out.println(”Java drives the web”); , fungsi ini akan mencetak Java drives the web pada layar.
13. System, menunjukkan klo definisi nya dilakukan oleh sistem. out, adalah berfungsi sebagai tampilan output pada console. println adalah untuk proses mencetak pada layar dengan menambahan fungsi ganti baris.
14. Semoga berguna, mohon maap jika ada kesalahan.
15. Mohon masukkan dan revisinya (maklum masih belajar hehe).
Rony Syahputra Nasution
Cirebon
Referensi : Mcgraw Hill. Osborne : Java A Beginners Guide. 3rd , Maret 2005.
MU Menuju Semifinal
Kepastian, itu mungkin yang bisa digambarkan dari hasil laga antara MU vs Roma dini hari tadi, hasil 1-0 untuk kemenangan MU, semakin mempertegas keunggulan MU pada Roma musim ini. Dengan aggregat 3-0 (0-2 di olympico dan 1-0 di old trafod) membuat MU menuju semifinal guna menghadapi klub asal Spanyol, Barcelona.
Pertandingan sendiri berlansung dalam tempo yang sedang, bisa dikatakan lebih menarik dari pada yang terjadi di Leg 1. MU yang langsung mendominasi dari menit awal, menghadirakan beberapa peluang, sayang penyelesaian akhir yang buruk dan menawan nya kiper Doni membuat score tetap 0-0. MU yang tidak memasang Duo andalan nya WR dan CR7, mengandalkan kerjasama antara PJS, CT, Andersson dan OH untuk membongkar pertahanan Roma. Memasuki menit ke 30 Roma berhasil mengembangkan permainan, hasilnya Mancini di ganjal Wes Brown di kotak 12 pas, penalti buat Roma. Daniell De Rossi yang menjadi eksekutor membuang peluang emas, untuk membobol gawang Edwin Van De Sar yang pada laga ini tampil menawan, tendangannya melambung ke atas gawang MU. Sehingga turun minum kedudukan masih imbang 0-0.
Pada babak kedua kondisi tidak jauh berbeda, MU masih tetap mendominasi permainan dengan menghadirkan beberapa peluang, tapi penampilan cemerlang Doni mementahkan peluang2 MU. Akhirnya CT berhasil membuka kemenangan MU dengan heading nya ke arah tiang jauh dari gawang Roma yang dikawal Doni. Proses bermula dari penetrasi OH yang dini hari tadi bermain efektif melalui umpan crossingnya dari sisi kiri pertahanan Roma.
Gol ini mengingatkan saya pada proses gol Yorke pada 1999 ke gawang Inter Milan yang di jaga GP pada perempat final LC. Prosesnya pun mirip, yang diawali oleh crossing Beckham dari sisi kanan. Sedangkan Roma yang permainannya terasa tidak terkoordinasi, memiliki beberapa peluang tapi lini pertahanan MU yang solid hanya menghasilkan tendangan2 penjuru bagi Roma. Sehinnga akhir laga kedudukan tetap 1-0 buat MU walaupun terjadi pergantian pemain oleh kedua pelatih pada babak kedua. Termasuk masuknya WR di penghujung laga. Rekor bermain ke 100 di kompetisi eropa pun gagal diraih oleh PS, hal ini karena PS tidak diturunkan oleh Sir Fergie. Pada laga ini pun tampak yang legenda hidup Eric “The King” Cantona hadir di tribun penonton VIP Old Traford.
Hasil ini membuat MU akan menghadapi Barcelona pada Semifinal, Barcelona pada waktu yang sama berhasil mengalahkan wakil jerman Schalke, dengan 1-0 di Nou Camp. Menghadapi Barcelona, MU harus lebih berkonsentrasi di banding ketika menghadapi Roma. Jika menampilkan permainan disipilin dan konsistensi seperti biasanya, saya yakin MU akan bisa mengalahkan Barcelona, sehingga maju ke FInal untuk menghadapi wakil inggris lainnya antara Chelsea atau Liverpool.
Sesuai statement Bung Towel (Tommy Welly), “klo MU mau juara, tahun ini saat yang pas buat MU juara LC”.
Semoga.
Seminar Cara “GILA” Jadi Pengusaha
Sesaat setelah membaca koran harian lokal Cirebon, yang memuat iklan tentang seminar cara gila jadi pengusaha, saya pun segera mendaftarkan diri untuk mengikuti seminar tersebut di TB. Gramedia Grage Mall. Saya tertarik karena kebetulan bulan April ini entah mengapa saya sangat menggebu2 mendapatkan ilmu tentang wirausaha, manajemen ataupun bisnis. Yang membuat ketertarikan saya menjadi kian bertambah adalah statement2 pada iklan tersebut, seperti pengusaha menggunakan otak kanan, pengusaha harus malas, botol, bodol, bobol, dsb.
Akhirnya pada jumat sore, sesuai jadual, seminar akan dilakukan pada jam 16.30 WIB, saya pun berangkat langsung dari tempat saya bekerja, dan pada pukul 16.30 saya pun sudah sampai di tempat seminar….ditemanin hujan rintik-rintik kecil saya pun menuju ruangan seminar dari tempat parkir. Kemudian saya pun melakukan registrasi ulang pada pihak panitia, lancar2 aja siy, saya pun masuk ruangan seminar, dan fantastik..masih sepi….ada 2 orang termasuk saya hehehe.
Setelah menunggu sekitar 20 menit pihak panitia pun membuka acara seminar, setelah beberapa menit menyampaikan kata pengantar akhirnya panitia menyampaikan bahwa pembicara yang akan mengisi acara tersebut tidak bisa hadir….waaaaah…..kata yang sempat terlintas di hati saya, tapi saya pun tetap membakar semangat saya, toh bagi saya siapa pun pembicara ga penting2 bgt (walaupun saya suka mempelajari gaya-gaya pembicara dalam menyampaikan materinya). Singkat kata panitia kemudian mempersilakan pembicara “pengganti” memasuki ruang seminar.
Akhirnya acarapun dimulai jam 5.30an, dikarenakan ada trouble proyektor. setelah itu ada break jam 6 untuk sholat dan makan2 snack yg disediakan. Jam 6 saya memilih untuk sholat terlebih dahulu. Setelah sholat magrib saya pun bergegas menuju tempat minuman dan snack, alangkah terkejutnya minuman dan snacknya habis tak tersisa, tapi saya mencoba untuk berbesar hati dan tetap sabar, bukankan saya ke sini untuk ilmu bukan minuman ataupun snack. Dan acara pun kembali dimulai sekitar jam 19.00. Singkat kata sampai pada jam 21.30, akhirnya saya pun keluar lebih dahulu sebelum acara secara resmi ditutup (karena perut ini laper bagt hehe).
Dari hasil seminar yang saya ikuti ini, saya sebenarnya rada kecewa, rasa kecewa saya bukan berasal dari pihak panitia, pembicara yang tidak hadir sehingga diganti pembicara lain ataupun karena perut lapar atau tidak kebagian snack pada saat break tadi hehehe. Rasa penyeselan saya yang utama adalah kepada materi yang disampaikan, karena materi yang disampaikan lebih cenderung kepada promosi usaha pembicara dan komunitas mereka yang dinamakan UE (University Entrepreneur), jauh dari harapan saya, bahwa materi yang disampaikan akan berisi cara atau teknis dari statement-statement yang ada di iklan dari seminar ini. Sempat terlintas mengapa saya harus bayar untuk mengikuti seminar ini, harusnya sayalah yang dibayar untuk hadir dalam seminar ini hehehe.
Tapi apapun itu kelebihan atau kekurangan nya, semoga semua menjadi suatu hal yang positif bagi saya untuk menjadi lebih maju dan berhasil dari sekarang. Karena ketidakpuasan saat ini mungkin saja malah menjadi suatu yang membuat kita berhasil di masa depan. Jadi intinya saya tetap bersyukur kepada Allah SWT karena saya bisa mengikuti seminar ini.
Rony Syahputra N
Cirebon
Siapa Bilang “Bodo” Nggak Bisa Jadi Pengusaha
Sabtu siang setelah cape mengajar (bisa ngajar tah ??? ehehehe) mata kuliah E-Commerce di ruang laboraturium pada sebuah sekolah tinggi komputer di kota cirebon saya pun bergegas pulang, tapi ketika melewati ruang administrasi kampus tiba-tiba terlintas di pikiran saya untuk mengambil “honor” saya hehehe….setelah proses beberapa saat akhirnya honor pun di tanggan saya.
Kemudian saya pun menaiki sepeda motor yang sangat ku sayangi, tiba-tiba ada keinginan untuk menginvestasikan honor yang saya dapat hari itu, biasanya saya melakukan investasi berupa kegiatan menabung, membeli buku, koran, majalah atau makan makanan yang enak (kadang makan memberikan ilham juga hehe). Akhirnya saya memutuskan untuk membeli beberapa buku komputer, dan saya memilih toko buku Gunung Agung di kawasan CiMall, kenapa di Gunung Agung karena seminggu sebelumnya saya sudah maen ke TB. Gramedia, dalam pikiran saya pasti buku-buku komputer di TB Gramedia masih yang itu-itu saja, akhirnya saya ke TB Gunung Agung.
Sesampai di TB Gunung Agung saya pun langsung menuju ke rak buku-buku komputer, dalam hati saya, saya akan membeli buku-buku dengan topik seperti php, java, mysql, oracle atau mungkin web design. Setelah beberapa lama saya melihat-lihat kok buku-buku begini-begini aja, judul nya ok eh isinya kaya gitu-gitu aja (apakah karena koleksi buku dan ebook komputer saya yang dah kebanyakan hehe), waktu berlalu saya pun akhirnya secara tidak sadar nyasar di rak buku-buku manajemen dan bisnis, secara iseng-iseng saya pun melihat buku-buku di rak tersebut.
Sampai suatu ketika pandangan mata saya menuju kepada sebuah buku yang tidak terlalu besar dan desain cover depan yang cukup segar dan ilustrasi sebuah kartun, gambar seorang mirip kabayan sedang membawa koper penuh uang serta perhiasan. Buku itu bertuliskan judul Siapa Bilang “Bodo” Nggak Bisa Jadi Pengusaha. Saya pun kemudian membaca sinopsis isi buku pada halaman belakang dari buku, sempat terlintas jangan2 isinya kaya buku-buku manajemen yang pernah saya liat, tapi rasa ingin tahu sulit dihilangkan. Maka saya meminta pada pegawai TB GA untuk membuka segel buku tersebut, wow setelah saya lihat kok isinya kaya dongeng anak2 yah hehehe….menarik dalam hati saya berkata demikian, tanpa pikir panjang saya pun membeli buku tersebut disamping itu waktu pun sudah mulai sore, saya juga mesti prepare buat acara malam mingguan hehe.
Malam mingguan pun berlangsung seperti biasa, lancar hehehe.
Minggu pagi akhirnya tiba, alhamdullillah Allah masih memberikan kehidupan yang baik bagi saya, setelah menyelesaikan aktivitas mingguan khusus bujangan akhirnya saya pun kemudian tidur2an di ruang buku saya (banyak buku nya dong hehe). Kemudian saya pun teringat pada buku yang saya beli kemaren. Selanjutnya dalam hitungan detik saya mulai membaca buku tersebut.
Fantastik…… buku Siapa Bilang “Bodo” Nggak Bisa Jadi Pengusaha, buku yang menurut saya bagus bgt (10 dari skala 10), buku dengan penulis Anang Sam alias Anang Sambodo ini disajikan secara ringan yang berisi, motivasi, pandangan, pencerahan, memberikan tuntunan pola pikir yang modern dengan disajikan mirip cerita pengalaman hidup seseorang (pengalaman hidupnya mas Anang mungkin ????). Mas Anang juga menggambarkan isinya seolah-olah secara nyata, sehingga semangat untuk berusaha (bukan bekerja) langsung naek 100%.
Disamping itu arti “Bodo” membuat saya menjadi lebih PD, sebelumnya saya kadang2 suka mengganggap saya “Bodo” sehingga saya berpikir tidak dapat melakukan hal-hal yang membanggakan dan berarti.
Satu hal yang pasti buku Anang Sambodo ini menjelaskan bahwa setiap orang sudah ada rejeki nya (untuk bisa kaya) walaupun “Bodo” dalam hal akademis misalnya, tinggal bagaimana usaha yang dilakukan dalam melihat peluang.
Yang jelas buku Anang Sambodo ini buku manajemen pertama yang saya beli dan membuka pola pikir saya menjadi setingkat lebih tinggi hehe….
masalah kapan yah saya bisa menerapkan wirausaha dan menjadi pengusaha sukses, semoga secepatnya. Amin.
Rony Syahputra N
Cirebon
Antara Inggris dan Italia
Rabu dini hari ini, kembali Manchester United bertemu klub asal Italia, AS Roma. Walaupun kedua tim bukan seteru abadi semisal pertemuan MU-Arsenal atau AS Roma-Lazio tetap saja laga ini dinanti oleh pendukung kedua kesebelasan, mengapa ? tentu saja karena pada laga ini pelatih AS Roma Spaletti menganggap laga ini sebagai ajang “pembalasan” atas “luka” AS Roma ketika dibantai MU di Old Traford 7-1.
Dalam laga ini AS Roma bermodalkan performance yang baik di Lega Calcio sehingga menipiskan jarak dengan Inter milan menjadi 4 point dan prestasi mengalahkan raksasa Spayol, Read Madrid 2-1 di Roma dan di Madrid. Sedangkan MU yang belum terkalahkan di LC musim ini ditambah 2 kemenangan terakhir yang penting di EPL dari dan Aston Vila dengan gawang MU yang tanpa kebobolan serta berhasil membuat 7 gol.
Sebenarnya dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun kedua klub sudah bertemu 4 kali, akan tetapi pada 2 pertemuan terakhir yang terjadi di penyisihan group AS Roma tidak bisa berbuat banyak, kalah 0-1 di Old Traford dan 1-1 di Roma disamping itu laga tersebut terjadi di penyisihan group membuat amosfer laga kurang gereget. Maka ketika kedua klub bertemu di perempat final LC musim ini, Spaletti langsung membuat title laga sebagai ajang pembalasan AS Roma pada perempat final LC musim lalu dengan kekalahan telak AS Roma 1-7 atas MU.
Pada awal pertandingan kedua tim tampak hati-hati dalam menjalankan laga. AS Roma yang tampil tanpa diperkuat El Capitano Totti dan Perotta sedangkan MU tampil full team minus Ryan Giggs yang disimpan di bangku cadangan oleh fergie. 15 Menit awal AS Roma mengambil inisiatif penyerangan. Pada laga ini AS Roma tertumpu pada Vucinic dan Mancini dalam melakukan penyerangan. Semula laga ini menurut saya membosankan, karena kedua tim terlihat sangat hati-hati, AS Roma yang bermain di kandang pun tidak melakukan penyerangan yang frontal, ini mungkin mengantisipasi kecepatan2 pemain MU. Tekanan oleh AS Roma di lakukan oleh Vucinic dan Mancini cukup membuka peluang akan tetapi menyelesaian akhir yang kurang tenang membuat gawang EVS masih aman.
Di menit 20an Vidic cidera, akibat tumpuan yang salah ketika mendarat selepas duet di udara dengan Vucinic, mesti sempat ingin melanjutkan pertandingan akan tetapi akhirnya Vidic di gantikan oleh O’Shea. Dan pada menit ke 39 MU berhasil mencuri gol lewat heading CR7. Proses gol diawali oleh pergerakan WR yang kemudian memberikan umpan terobosan kepada Scholes, yang kemudian dengan cerdik Scholes melakukan umpan tarik yang terukur, dengan power CR7 yang datang dari lini kedua menyambut umpan tersebut, sehingga jebol juga gawang Doni, 0-1 untuk MU.
Kalo boleh saya samakan gol CR7 ke gawang Doni dini hari tadi, mirip dengan proses gol Roy Keane ke gawang Juventus pada semifinal LC 1999 di Turin, sama-sama menjebol gawang klub italia dan laga pun berlangsung di tanah italia. Akan tetapi saya melihat kesamaannya gol tersebut pada unsur penuh “Power” dan “Semangat” serta tentunya sama2 lewat heading. Hingga turun minum score masih tetap 0-1 buat MU.
Pada babak kedua, AS Roma memiliki beberapa peluang emas yang berasal dari Vucinic, Taddei, Aquilani, Mexes, dan Panucci yang sudah bebas di depan gawang MU, tapi karena tidak memiliki ketenangan, gawang MU masih aman. Pada babak kedua EVS juga menunjukkan kelas nya sebagai GK sarat pengalaman dengan tenang mengantisipasi beberapa service yang dilakukan pemain AS Roma. Mancini yang diplot menggantikan fungsi Totti dalam mengacak2 pertahanan MU tidak bisa berbuat banyak dan praktis tidak ada peran yang berarti oleh Mancini. Spaletti kemudian memasukkan Guily untuk meningkatkan penyerangan, yang sebenarnya menurut saya sudah dimasukkan pada babak pertama. Asyik penyerang membuat AS Roma lengah, umpan crossing Brown dari sisi kiri pertahanan AS Roma di rebound oleh PJS untuk membuat service kepada WR, Doni mencoba mengantisipasi akan tetap kurang koordinasi Doni dengan Panucci dan Mexes membuat WR dengan mudah membuat gol ke gawang AS Roma yang sudah ditinggalkan Doni, 0-2 untuk MU.
Setelah kebobolan 2 gol, praktis AS Roma tidak memiliki determinasi lagi pada laga ini, kordinasi antara pemain pun tidak jalan, ini membuat lini pertahanan MU yang kokoh dan disiplin sejak awal menjadi lebih mudah dalam mengantisipasi penyerangan AS Roma, justru MU memiliki peluang emas lewat CR7 dan WR namun belum membuahkan gol. Hingga laga usai score 0-2 untuk keunggulan MU.
Dengan hasil ini membuat langkah MU lebih mudah untuk menuju semifinal akan tetapi AS Roma yang bisa mengalahkan Real Madrid di Madrid harus diwaspadai oleh MU, dengan penerapan disiplin MU sepertinya akan kembali juara di Old Traford pada 9 April mendatang. Disamping itu MU membuat rekor tidak kebobolan dalam 4 pertandingan terakhir baik di EPL maupun di LC.
Pada pertandingan ini MU yang memperagakan kerja sama tim secara padu, akan tetapi man of the macth tetap milik CR7. CR7 yang tampil “biasa” berhasil memainkan emosi dan kosentrasi para pemain AS Roma.
Hasil ini juga menunjukan kedigdayaan klub2 inggris dalam menghadapi klub italia, seperti kita ketahui sebelumnya Arsenal juga mengalahkan AC Milan di San Siro dengan 2 gol tanpa balas, kondisi ini berbeda pada masa 1990an ketika MU selalu menjadi bulan-bulanan Juventus di LC…..
Apakah ini menunjukan peningkatan kualitas dari klub2 inggris atau penurunan kualitas klub italia ???
Langkah Awal Membangun Aplikasi Dengan Java
Tata Cara Singkat Installasi Java
-
siapkan file JDK.
-
pada licence agreement, pilih i accept the term in the licence agreement.
-
pada custom setup (JDK), atur folder JDK sesuai keinginan (usahakan penamaan path simple dan praktis, misal C:\jdk1.6.0_02).
-
pada custom setup (JRE), atur juga folder JRE sesuai dengan keinginan (usahakan penamaan path simple dan praktis, misal C:\jre1.6.0_02).
-
finish.
Tata Cara Singkat Setting Java
-
buka control panel.
-
pilih system, kemudian akan muncul system properties.
-
pilih tab advanced, klik tombol environment variables.
-
pada system variables klik tombol new, kemudian muncul new system variable.
-
ketik PATH pada variable name.
-
ketik C:\jdk1.6.0_02\bin;%PATH% (atau sesuai dengan folder installasi JDK anda) pada variable value.
-
klik ok.
-
kembali lakukan langkah no. 4.
-
ketik CLASSPATH pada variable name.
-
ketik C:\jdk1.6.0_02\bin;%CLASSPATH% (atau sesuai dengan folder installasi JDK anda) pada variable value.
-
klik ok.
-
selamat menggunakan..
Regards,
Rony Syahputra Nasution
Cirebon
About
Rony Syahputra Nasution