Oleh: Rony Syahputra Nasution | Juli 13, 2009

Buka File CHTML di Linux ?

Siapa yang tidak tahu CHTML ?
sebagaian besar dari kita,
pasti pernah menggunakannya.

CHTML atau Compiled HTML,
adalah kompilasi atau kumpulan,
dari beberapa halaman HTML.

Tipe file bawaan dari Microsoft ini,
memang banyak kita jumpai,
yang dimanfaatkan sebagai dokumentasi,
seperti manual book, help, toturial,
dan sebagainya.

fungsi CHTML ini,
hampir mirip dengan format file PDF,
dan secara pribadi saya lebih menyukai CHMTL,
terasa lebih teratur ^_^ hehe.

Untuk membuka atau menikmati,
file jenis CHTML ini,
di OS dari Microsoft,
nyaris tanpa masalah.

Tanpa perangkat lunak tambahan,
file jenis ini dapat dibuka langsung,
pada OS dari Microsoft (Ms. Windows).

Lalu bagaimana jika kita,
ingin membuka file jenis CHTML ini,
di OS selain Ms. Windows ?
Linux misalnya.

Memang untuk linux,
hingga saat ini hampir semua distro linux,
belum melakukan pengembangan serius (sok tahu ^_^),
untuk CHTML,
berbeda jika dibandingkan dengan jenis PDF.

Sehingga untuk membuka CHTML,
di os selain Ms. Windows,
tidak semudah jika menggunakan OS Windows,
yang memang CHMTL merupakan “bawaan” Microsoft.

Untuk itu,
kita membutuhkan software tambahan,
untuk membuka CHTML.

Di Linux,
kita dapat menggunakan OKULAR,
yang merupakan pengembangan dari KDE.

Sampai saat ini,
Okular versi 0.6.3,
info lebih lanjut tentang Okular,
dapat dilihat di http://okular.kde.org.

Untuk membuka file CHMTL,
sebanarnya banyak software lainnya,
salah satunya Kchm Viewer 3.0,
yang merupakan add-ons dari Mozilla Firefox.

Jika kita bandingkan,
menggunakan Okular lebih stabil dan “rapi”,
dibandingkan menggunakan Kchm Viewer 3.0.

File CHMTL,
ketika dibuka menggunakan Okular,
tidak jauh seperti kita membuka file PDF,
berbeda jika kita buka CHTML di Windows.

Jadi kita tetap bisa menikmati,
file seperti manual book ataupun toturial,
dalam bentuk CHMTL,
di OS selain Ms. Windows.

Selamat mencoba,
semoga bermanfaat.

Salam dari Cirebon,
Rony Syahputra N.

Oleh: Rony Syahputra Nasution | Juli 9, 2009

Review Juni, Preview Juli

Gara-gara mengejar kerjaan,
tentang wellhead & wellbore Application,
punyanya Saudi Aramco,
jadi membatasi diri akses internet.

Sampai-sampai,
baru bisa nulis blog lagi sekarang ^_^.

Walaupun sudah (agak) telat,
tapi tetap,
mesti ada review dan preview.

Bulan Juni,
penuh ujian,
di minggu ke-4 Juni kehilangan source code,
wellhead & wellbore Application,
padahal dah deket deadline.

Untung aja,
dibackup di sebuah hosting yang saya tangani,
padahal awalnya cuma iseng,
dan ga kepikiran simpan di hosting.

Bener juga kata teori,
kalau backup data,
harus beda lokasi (tempat) sama masternya.

Selain sempat kehilangan source code,
ujian lainnya adalah,
kehilangan projektor dan beberapa toner tinta,
huiiiif.

ternyata security dunia nyata saya,
tidak secanggih kalau buat,
security di aplikasi (sok keren) hehehe ^_^.

Dan semoga 2 ujian besar di Juni,
ada hikmahnya,
amin.

Sementara di Juli,
Alhamdulillah,
walaupun molor -+ 9 hari,
berhasil menyelesaikan wellhead & wellbore Application,
gara-gara revisi disana-sini.

Disamping itu,
banyak rencana yang sudah dibidik di bulan ini hehe,
jadi harus bertindak cepat
dan semoga semuanya berhasil dan diberi kemudahan,
amin.

Belum lagi,
kewajiban diminta bikin ma user,
program buka tutup sumur,
padahal ga ngerti alur kerjanya.

Yang penting,
bulan ini menjadi lebih baik,
dari sebelumnya,
amin

Salam dari Cirebon,
Rony Syahputra N.

Oleh: Rony Syahputra Nasution | Juni 26, 2009

Kembali Bersenandung

nadaHampir 2 minggu,
PC yang saya gunakan (Xp Pro SP2),
tidak dapat mengeluarkan suara.

Menjalankan file2 MP3,
praktis tidak bisa,
sepi rasanya.

Baik menggunakan,
windows media players,
maupun tool mp3 lainnya,
seperti Winamp,
hasilnya tetap tidak bisa.

Yang tampil,
justru keterangan konflik pada driver,
sound audio device-nya.

Install driver,
bahkan update driver,
tidak menyelesaikan masalah.

Upaya recovery dan install ulang,
sistem operasi,
urung saya lakukan,
banyak project yang deadline akhir bulan ini.

Kebetulan hari ini,
ada komputer client yang mesti saya perbaiki,
kasusnya sama.

Jadi saya harus,
meluangkan waktu,
untuk ngoprek dalam mencari “apa” penyebabnya.

Setelah bolak-balik,
ke beberapa forum diskusi di internet,
akhirnya saya mendapat sedikit pencerahan.

Memang setiap menyalakan PC,
muncul message seperti dibawah ini.

win32

 

 

 

 

 

 

 

Awalnya saya hiraukan saja message itu,
karena nyaris sistem tanpa masalah,
baik aplikasi, tool hingga networking,
berjalan baik,
kecuali itu sound tidak nyala ^_^ hehe.

Dengan sedikit konfigurasi di registry,
akhirnya PC saya dan client,
berjalan normal kembali.

Berikut langkah-langkahnya :
1. buka registry.
2. HKEY LOCAL MACHINE->Software->Microsoft->Ole
3. Pada EnableDCom, ganti nilainya dengan N.
4. HKEY LOCAL MACHINE->System->CurrentControlSet->Services->NetBT->Parameters.
5. Pada TransportBindName, kosong nilainya.

 

Setelah restart,
message (error) pun menghilang,
PC kembali bersenandung,
tra..la..la..la…cuap..cuap ^_*

Semoga bermanfaat.

Salam dari Cirebon,
Rony Syahputra N.

Oleh: Rony Syahputra Nasution | Juni 25, 2009

Andai Saja ?

Andai Saja ? aku bisa seperti mereka ? optimis atau bermimpi ? ^_^ hehe.

Aku Pasti Bisa. 

zen_master 
  mn_macworld_caps104
gates_bullets
 complicated_bill2
br1

Oleh: Rony Syahputra Nasution | Juni 25, 2009

Generating a Number Range

Dalam kegiatan sehari-hari,
kadang kala kita melakukan,
penyusunan suatu barisan bilangan.


Kita menyusun,
dari nilai awal,
hingga nilai akhir.
misalnya,
1 sampai 10.


Mungkin,
jika yang disusun sedikit,
tidak akan masalah.


Tapi,
bagaimana jika jumlahnya banyak,
dan terus menerus.


Tidak masalah juga,
cuma mungkin timbul,
bosan, bt, repot dan jenuh… ^_^ hehe.


Permasalahan ini,
sedikit banyak dapat dibantu,
salah satunya melalui pemograman.


Yang kali ini,
kita menggunakan bahasa pemograman php.



Berikut adalah contoh kasus :



<?php
$x = 10;
$y = 36;
 
$range = range($x, $y);
foreach(range($x, $y) as $nilai)
{
 echo “$nilai<br>”;
}
?>


Code diatas akan menghasilkan,
bilangan dari 10 sampai 36,
10, 11, 12 … 35, 36. 



<?php
$x = 10;
$y = 36;
 
$range = range($x, $y);
foreach(range($x, $y, 3) as $nilai)
{
 echo “$nilai<br>”;
}
?>


Code diatas akan menghasilkan,
bilangan dari 10 sampai 36,
dengan interval 3 angka atau kelipatan 3.
10, 13, 16 … 31, 34. 



<?php
foreach(range(1, 10) as $num)
{
 echo “5 x $num = ” . (5 * $num) . “<br>”;
}
?>


Code diatas,
adalah pengembangan sederhana,
yang menghasilkan,
perkalian 1 sampai 10,
dengan angka 5.


Untuk penyusunan terbalik,
anda tinggal menukar,
antara nilai awal dengan nilai akhir.



 
Semoga bermanfaat.


 


Salam dari Cirebon,
Rony Syahputra N.

Oleh: Rony Syahputra Nasution | Juni 23, 2009

Tidak Bisa Install Win Xp

bios_ahci

Ceritanya tadi malem,
seorang mahasiswa datang ke tempat saya,
awalnya dia ingin installasi Win Xp,
pada laptopnya yang baru (dan mahal hehe) ^_^.

Menurutnya,
setelah mencoba berkali-kali,
installasi Win Xp,
hasilnya tetap tidak bisa.

Sebelumnya,
ia sering kali melakukan instalasi,
tapi kok sekarang ga bisa,
seolah2 ada hardware yang rusak.

Ternyata setelah saya analisa,
kegagalan dalam proses tersebut,
adalah pada konfigurasi type harddisk,
di BIOS.

Setting yang digunakan,
adalah AHCI singkatan dari,
Advanced Host Controller Interface.

Dimana untuk Win Xp SP 2 ke bawah,
belum mendukung penggunaan fitur AHCI ini,
sedangkan untuk Win Xp SP3 dan Vista,
sudah dapat menggunakan fitur ini.

Sebenarnya Win Xp SP 2,
juga dapat menggunakan AHCI,
yaitu dengan cara memasukan,
driver AHCI kedalam Installer Win Xp SP2.

Bagaimana jika driver AHCI tidak ada ?

Solusinya adalah dengan mengubah,
konfigurasi dari AHCI,
menjadi Compatibility atau IDE,
tergantung merk dan tipe BIOS.

Lokasi konfigurasi ini sendiri,
tergantung merk dan tipe BIOS,
sebagai contoh,
untuk BIOS Phoenix,
berada pada tab Advanced,
yaitu SATA Controller Mode Option.

Sedang untuk merk dan tipe lain,
kurang lebih sama,
selamat mencoba.

Semoga bermanfaat.

Salam dari Cirebon,
Rony Syahputra N.

Oleh: Rony Syahputra Nasution | Juni 19, 2009

PHP Di Linux ? Kenapa Tidak

800px-php-n_logosvgSaya dan beberapa teman bermain,
familiar menggunakan PHP,
dalam proses pembuatan tools sederhana,
untuk membantu menyelesaikan pekerjaan.

Jadi sebenarnya PHP,
tidak hanya dipergunakan untuk pembuatan web saja,
melainkan dapat digunakan beraneka macam pekerjaan,
sama seperti VB.NET, Java, C#.NET dan sebagainya.

Apalagi web saat ini,
sudah dapat menjadikan suatu aplikasi,
yang komplek dan luas,
bukan sekedar web biasa ^_^ hehe.

Dan dari beberapa teman saya,
ternyata banyak juga yang beranggapan,
jika PHP hanya bisa di “develop” di Windows.

Nah Lho,
Bukankah PHP itu lintas platform atau
sistem operasi ?

Oleh sebagian besar teman saya itu,
memang membenarkan statement itu,
dengan alasan PHP “dapat” dijalankan,
dengan menggunakan web browser,
sehingga dapat digunakan secara lintas platform,
tapi tetap “develop” nya tetap di Windows.

Nah lo (lagi),
jadi benar atau salah ?

Jika dari statement diatas,
bisa dikatakan hal ini adalah SALAH,
mengapa ?

Karena PHP,
dan teman2 nya,
seperti Apache dan MySQL,
justru awalnya hadir pada Sistem Operasi,
Open Source seperti Linux (*NIX).

Berawal dari semakin populernya,
PHP, MySQL dan Apache,
maka diciptakan juga untuk versi Windows,
yang bertujuan agar pencinta Windows,
juga dapat menggunakannya dengan baik di Windows.

Lalu kenapa banyak yang beranggapan,
PHP (dan teman2 nya) lebih “populer” di Windows ?

Hal ini (mungkin) dikarenakan,
tersedianya PHP, MySQL dan Apache,
dalam paket siap install,
seperti Appserv, XAMPP, dsb,
yang mudah, cepat dan simple dalam proses instalasi.

Disamping itu populer dan familiarnya,
sistem operasi Windows,
menjadi salah satu kunci.

Apapun pilihan yang diambil,
yang penting berkreasi ^_^ hehe.

Jika anda tertarik untuk menggunakan,
Linux (OpenSuse 11) sebagai sistem operasi,
Apache sebagai web server,
MySQL sebagai database server,
PHP sebagai server side,
atau dikenal LAMP,
silakan simak panduan berikut.
 

Langkah Installasi LAMP
01. Buka YAST Control Center.
02. Pilih Software Management.
03. Masuk ke Server Functions.
04. Pilih Web and LAMP Server.
05. Tekan Accept.

Menjalankan Web Server
01. Buka YAST Control Center.
02. Pilih System, kemudian System Service (Runlevel) Option.
03. Setelah itu muncul window System Service (Runlevel) Details.
04. Pilih Expert Mode.
05. Kemudian pilih opsi Apache2.
06. Pilih Tombol Start/Stop/Refresh.
07. Tekan tombol Start now.
08. Untuk menjalankan otomatis (pada service), klik Set/Reset.
09. Kemudian klik Enable the service.
10. Selanjutnya klik tombol Ok.
11. Dan pilih yes untuk menyimpan konfigurasi.

Untuk mencoba apakah Apache sudah jalan,
ketik 127.0.0.1 pada web browser anda,
bisa Firefox, Konqueror atau opera,
saya suka menggunakan Konqueror.

Jika Apache sudah berhasil,
akan menampilkan text It Works!,
pada web browser anda.

Menguji Hubungan PHP dan Apache
01. Ketik <?php phpinfo(); ?>
02. Simpan pada /home/USERNAME/public_html.
03. Beri nama index.php.
04. Buka web browser.
05. ketik http://127.0.0.1/~USERNAME.
06. Misalkan http://127.0.0.1/~Rony.
07. Jika berhasil akan muncul konfigurasi PHP pada web browser.

Selanjutnya adalah melakukan,
konfigurasi dan menjalankan MysQL.

Konfigurasi MySQL
01. Masuk kedalam konsole.
02. Ketik SU, untuk masuk sebagai root.
03. kemudian ketik cd /bin.
04. Setelah itu masuk pada folder bin.
05. Ketik mysql_install_db –user=mysql.
06. Kemudian sistem akan melakukan instalasi.
07. Selesai.

Untuk Menjalankan MySQL
01. Masuk ke YAST Control Center.
02. Pilih System Services (Runlevel).
03. Pilih Expert Mode.
04. Klik tombol Start/Stop/Refresh.
05. Klik opsi tombol Start now.
06. Selanjutnya klik tombol Set/Reset.
07. Klik Enable the service.
08. Klik tombol Ok.
09. Pilih Yes untuk menyimpan konfigurasi.
10. Selesai.

Selamat,
anda sudah bisa berkreasi dengan menggunakan,
Linux Apache MySQL dan PHP (LAMP).

Keunggulan menggunakan LAMP,
antara lain :

Open Source
Dengan Open Source,
bisa modif sesuai keinginan,
tapi tetap handal dan powerfull.

Source Code Aman
Source code anda akan lebih aman,
dari proses edit atau copy,
oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,
dengan cara source code disimpan pada root,
aplikasi tetap dapat jalan walaupun,
tidak login dengan root.

Fungsi PHP Lebih Optimal
Penggunaan fungsi dari PHP,
akan lebih optimal,
karena ada bebarapa fungsi dari PHP,
tidak dalam di implementasi pada OS Windows.

Free
Dengan LAMP,
dapat digunakan secara Free,
tidak perlu memikirkan licence,
kita tetap legal (tidak bajakan ^_^),
tetap tetap handal dan powerfull.

Disamping hal diatas,
masih banyak keunggulan yang bisa didapat,
dan dijadikan alternatif ^_^.

Semoga bermanfaat.

 

Salam dari Cirebon,
Rony Syahputra N.

Tulisan Sebelumnya »

Kategori