Kemaren seorang teman menelepon saya,
dengan kondisi termehek-mehek,
menceritakan ketika komputernya diam membisu.
Singkat kata saya pun berkunjung ke rumahnya,
mumpung lagi libur,
libur panjang lagi,
3 hari,
ya long weekend lah orang2 kantoran menyebutnya,
sekalian silaturahmi setelah lama tak bersua.
Setelah melalui proses analisa,
saya pun mendapatkan hasil,
jika mainboard komputer teman saya ini,
tidak berjalan semestinya,
alias rusak.
Setengah terkejut,
teman saya ini pun berkata,
“waduh, gimana yah, mana saya butuh data2 nya buat lusa”,
dengan sedikit menghibur,
saya mencoba membuatnya tenang hehe ^_^.
Tenang, kita coba dulu menyelamatkan data2 nya,
kemudian saya mengajak teman saya,
menuju workshop kebanggaan saya hehe.
Sampai ditempat tujuan,
saya menjadikan harddisk teman saya,
menjadi slave.
Dan singkat kata harddisk pun dikenali,
tapi muncul masalah baru,
harddisk kosong,
teman saya pun semakin gusar,
“data saya gimana ?”.
Asumsi saya,
harddisk teman saya,
mengalami kerusakan pada sistem partisinya.
Kemudian saya menggunakan tools,
Active Partition Recovery,
Allhamdullilah,
partisi dan data-data bisa kembali seperti semula,
seperti excel misalnya,
rumus dan datanya tetap ada,
nama filenya pun sama seperti semula,
setidaknya itu menurut teman saya,
hebat juga tools ini.
Masalah datang lagi,
ketika teman saya menginginkan data,
yang terdapat di My Documents nya,
dari “accountnya”.
Saya kemudian mencoba mengakses,
dari windows explorer,
menuju pada folder,
Documents dan Settings,
alangkah terkejutnya,
ketika ingin mengakses folder dari account teman saya,
yang ada hanyalah perintah tidak bisa diakses,
alias access denied.
Ini disebabkan,
teman saya menerapkan,
sistem PRIVATE,
pada saat menciptakan account nya,
pada Sistem Operasi nya (Win Xp).
Dan parahnya ,
saya pun belum melakukan penyelamatan seperti ini sebelumnya,
tentunya tambah membuat panik teman saya,
“data saya di my document gimana ?”.
Saya mencoba tenang,
saya pun sedikit teringat,
dulu saya pernah membaca artikel,
membuka folder dari account seperti kasus ini,
pada internet,
http://www.mail-archive.com/mailplus@yahoogroups.com/msg26481.html.
kemudian saya membuka,
koleksi catatan saya,
yang dalam format TXT,
akhirnya ketemu,
dan kemudian saya praktek kan,
hasilnya sungguh ajaib,
folder PRIVATE tersebut bisa diakses,
dan datanya dengan mudah bisa diperoleh kembali.
Betapa senangnya hati teman saya,
dan singkat kata,
ucapan terima kasih mengalun indah dari bibirnya,
seraya memberikan materi sebesar ** ribu,
sedikit menolak,
akhirnya saya menerima nya juga,
kebetulan lagi butuh uang,
lumayan buat disumbangkan pada keluarga saya hehe.
Langkah untuk membuka folder private tersebut
1. Login dengan hak akses administrator.
2. Buka windows explorer, tools, folder option, tab view.
3. Pilih Advanced Setting.
4. Hilangkan check pada Use Simple File Sharing (Recomended).
5. Kemudian klik kanan pada folfer yang dimaksud tadi.
6. Pilih properties.
7. Pilih security, dan hiraukan saja jika ada message error.
8. Pilih advanced dan dilanjutkan pilih owner.
9. Pada Change Owner to: , pilih account yang ada di komputer anda. dan OK.
Dan folder PRIVATE tersebut sekarang bisa diakses,
dari account yang ada di komputer (OS) anda.
Diakhir perbincangan,
teman saya berkata bahwa terakhir,
komputernya mati secara tidak wajar (aduh..bisa gentanyangan dong hehe),
akibat listrik yang mati mendadak,
duh ***,
jadi perusahaan nasional harus tambah lebih baik dong.
Salam dari Cirebon,
Rony Syahputra N
Waaawww… Guru, ajarilah daku semua ilmu keren yg engkau miliki itu…. T_T
Btw mahasiswi bimbingannya cantik bangedh… Jadi Rony Syahputra Nasution, S.Kom itu benar2 dosen pembimbing ya? Wkwkwkwkwk….
Oleh: mida on Januari 28, 2009
at 8:53 am
Terima kasih mida atas responnya,
ayo kita belajar bersama,
saya juga baru mulai.
mungkin kebetulan namanya aja yang sama,
saya juga ga ada S. Kom nya.
Oleh: Rony Syahputra Nasution on Januari 29, 2009
at 2:13 am
alhamdulillah kutemukan juga artikel ini
thank you so much pak rony
data dokumenku >5GB yg dah hampir putus asa untuk mendapatkannya kini bisa kuakses lagi…
Oleh: tri on Maret 30, 2009
at 5:24 pm
Sama2 “tri” atau 3 hehe.
salam kenal,
semoga bermanfaat.
Oleh: Rony Syahputra Nasution on Maret 31, 2009
at 12:32 am
thanks, tambah pengalaman. dan sekalian numpang tanya : file php yang script nya diproteksi bisa dibuka? atu bagaimana cara menghilangkan proteksinya?
thanks
Oleh: pak Dar on Juni 12, 2009
at 6:06 pm
akses filenya sudah “lewat” web server atau akses/buka file php nya ?
klo sudah lewat web server, memang server side di desain seperti itu….paling kita hanya bisa liat HTML nya.
Tapi klo buka file php nya,
setau saya mungkin enkripsi…klo enkripsi biasanya saya pake ZenD encoder/Studio.
yang pasti proteksi dan enkripsi beda hehehe…
Pak Dar, salam kenal.. ^_^.
Oleh: Rony Syahputra Nasution on Juni 18, 2009
at 1:31 am
weh thks banget neh infonya, kebeneran baru ngalami masalah ini, ini suskes…
Oleh: icon on Oktober 7, 2009
at 8:24 am
sama2.
senangnya bisa membantu.
salam kenal, “icon” ^_^
Oleh: Rony Syahputra Nasution on Oktober 7, 2009
at 8:28 am