Oleh: Rony Syahputra Nasution | Februari 26, 2007

Pengguna Dalam Oracle

Manajemen pengguna (user) dalam suatu tool database seperti Oracle memegang peran penting. Dalam Oracle diatur tentang pengguna (user) yang ada di dalamnya. Dari sekian banyak pengguna, masing2 pengguna yang ada memiliki karakteristik atau kemampuannya sendiri-sendiri dalam aktivitasnya.

Ketika kita membuat suatu database instance (database), system dari Oracle akan membuat secara otomatis beberapa pengguna (user) yang nantinya akan dipergunakan dalam aktivitas mengenai database tersebut. Diantara penguna (user) tersebut :

  1. SYSTEM, adalah user yang memiliki akses sebagai administrator (DBA).
  2. SCOTT, adalah user yang memiliki akses terbatas sesuai yang ditentukan oleh DBA.

Disamping pengguna (user) yang dibuat secara otomatis oleh system Oracle, kita dapat membuat suatu user dalam database dengan catatan kita memiliki akses sebagai DBA dari database tersebut. Secara umum ada 2 (dua) cara dalam membuat user dalam Oracle, dengan menggunakan perintah SQL (misalnya dalam Oracle SQL*Plus) dan melalui GUI (Enterprise Manager Console).

Membuat user dengan bantuan perintah SQL dalam Oracle SQL*Plus secara garis besar adalah sebagai berikut

CREATE USER rony IDENTIFIED BY rony

DEFAULT TABLESPACE users

TEMPORARY TABLESPACE temp

QUOTA unlimited ON users

GRANT connect, dba, resource TO rony

Dimana :

CREATE USER rony, adalah perintah untuk membuat suatu user yang dalam hal ini bernama “rony”.  sebenarnya hanya dengan perintah ini kita (sebagai DBA) bisa membuat suatu pengguna (user), sedang value-value lainnya akan mengikuti default value sesuai yang system Oracle berikan.

DEFAULT TABLESPACE users : adalah perintah untuk menentukan DEFAULT TABLESPACE kedalam tablespace “users” yang ada pada system Oracle.

TEMPORARY TABLESPACE temp : adalah perintah untuk menentukan TEMPORARY TABLESPACE kedalam tablespace “temp” yang ada pada system Oracle.

QUOTA unlimited ON users : adalah perintah untuk menentukan besar space yang akan dimiliki oleh pengguna (user) yang dalam hal ini “rony”. Unlimited berarti pengguna “rony” memiliki space tidak terbatas pada tablespace “users”. Jika kita ingin membatasi space pada suatu pengguna, kita dapat merubah “unlimited” dengan misalnya 500 k atau 5M.

GRANT connect, dba, resource : adalah perintah untuk menentukan hak akses dari suatu pengguna, yang dalam hal ini adalah “rony”. pada baris tersebut berarti bahwa pengguna “rony” akan memiliki hak akses connect, dba dan resource dari suatu database yang dimaksud.

Dalam penentuan hak akses (GRANT) ini dapat dilakukan bersamaan ketika pembuatan pengguna (user) atau dapat juga dilakukan kepada pengguna (user) yang telah ada dalam arti tidak bersamaan ketika pembuatan suatu user. Ketika suatu pengguna telah ada, kita tinggal menuliskan perintah GRANT connect TO syahputra. connect adalah contoh salah satu dari sekian banyak jenis hak akses yang terdapat dalam Oracle. Sedangkan syahputra ada contoh nama pengguna yang (telah) terdaftar (dibuat) sebelumnya dalam Oracle.

Disamping jenis-jenis hak akses yang masih banyak, perintah SQL yang dapat digunakan dalam pembuatan suatu pengguna pun masih banyak lagi, akan tetapi contoh diatas adalah contoh yang sering digunakan.

Selain menggunakan bantuan perintah SQL pada Oracle SQL*Plus, kita dapat menggunakan Enterprise Manager Console yang berbasis GUI. Secara umum langkah-langkah nya sebagai berikut :

  1. Login ke dalam Enterprise Manager Console, dengan pengguna yang memiliki Hak akses sebagai DBA dari suatu database yang dimaksud (misalnya SYSTEM).
  2. Klik Object –> Create –> User –> Create.
  3. Kemudian akan muncul jendela Create user. Pada tab General Isikan nama dari pengguna (user) yang akan dibuat pada textbox Name. Isikan password dari pengguna tersebut pada textbox Enter Password & Confirm Password. Pada Tablespace, pilih Default dengan USERS dan Temporary dengan TEMP. pada Status pilih Unlocked.
  4. Pada Tab Role kita dapat memilih berbagai jenis dari hak akses yang akan diberikan kepada pengguna, jika juga dapat menentukan nilai “Admin Option” dari jenis hak akses yang kita pilih. Dan pada Tab System Privileges kita dapat menentukan hak dari system yang akan diberikan pada pengguna. Sedangkan pada Object Privileges kita dapat menentukan hak object yang dapat digunakan oleh suatu pengguna.
  5. Pada Tab Quota kita dapat menentukan besarnya space yang dapat digunakan oleh suatu user.

Disamping value-value tersebut diatas, masih banyak lagi setting-an yang dapat dilakukan, silakan meng-explore sendiri…hehehe tar bagi-bagi saya yah……hehehe lagi.

Wassallam

Rony Syahputra Nasution

IT Lover.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: