Oleh: Rony Syahputra Nasution | April 2, 2008

Siapa Bilang “Bodo” Nggak Bisa Jadi Pengusaha

Sabtu siang setelah cape mengajar (bisa ngajar tah ??? ehehehe) mata kuliah E-Commerce di ruang laboraturium pada sebuah sekolah tinggi komputer di kota cirebon saya pun bergegas pulang, tapi ketika melewati ruang administrasi kampus tiba-tiba terlintas di pikiran saya untuk mengambil “honor” saya hehehe….setelah proses beberapa saat akhirnya honor pun di tanggan saya.

Kemudian saya pun menaiki sepeda motor yang sangat ku sayangi, tiba-tiba ada keinginan untuk menginvestasikan honor yang saya dapat hari itu, biasanya saya melakukan investasi berupa kegiatan menabung, membeli buku, koran, majalah atau makan makanan yang enak (kadang makan memberikan ilham juga hehe). Akhirnya saya memutuskan untuk membeli beberapa buku komputer, dan saya memilih toko buku Gunung Agung di kawasan CiMall, kenapa di Gunung Agung karena seminggu sebelumnya saya sudah maen ke TB. Gramedia, dalam pikiran saya pasti buku-buku komputer di TB Gramedia masih yang itu-itu saja, akhirnya saya ke TB Gunung Agung.

 Sesampai di TB Gunung Agung saya pun langsung menuju ke rak buku-buku komputer, dalam hati saya, saya akan membeli buku-buku dengan topik seperti php, java, mysql, oracle atau mungkin web design. Setelah beberapa lama saya melihat-lihat kok buku-buku begini-begini aja, judul nya ok eh isinya kaya gitu-gitu aja (apakah karena koleksi buku dan ebook komputer saya yang dah kebanyakan hehe), waktu berlalu saya pun akhirnya secara tidak sadar nyasar di rak buku-buku manajemen dan bisnis, secara iseng-iseng saya pun melihat buku-buku di rak tersebut.

Sampai suatu ketika pandangan mata saya menuju kepada sebuah buku yang tidak terlalu besar dan desain cover depan yang cukup segar dan ilustrasi sebuah kartun, gambar seorang mirip kabayan sedang membawa koper penuh uang serta perhiasan. Buku itu bertuliskan judul Siapa Bilang “Bodo” Nggak Bisa Jadi Pengusaha. Saya pun kemudian membaca sinopsis isi buku pada halaman belakang dari buku, sempat terlintas jangan2 isinya kaya buku-buku manajemen yang pernah saya liat, tapi rasa ingin tahu sulit dihilangkan. Maka saya meminta pada pegawai TB GA untuk membuka segel buku tersebut, wow setelah saya lihat kok isinya kaya dongeng anak2 yah hehehe….menarik dalam hati saya berkata demikian, tanpa pikir panjang saya pun membeli buku tersebut disamping itu waktu pun sudah mulai sore, saya juga mesti prepare buat acara malam mingguan hehe.

Malam mingguan pun berlangsung seperti biasa, lancar hehehe.

Minggu pagi akhirnya tiba, alhamdullillah Allah masih memberikan kehidupan yang baik bagi saya, setelah menyelesaikan aktivitas mingguan khusus bujangan akhirnya saya pun kemudian tidur2an di ruang buku saya (banyak buku nya dong hehe). Kemudian saya pun teringat pada buku yang saya beli kemaren. Selanjutnya dalam hitungan detik saya mulai membaca buku tersebut.

Fantastik…… buku Siapa Bilang “Bodo” Nggak Bisa Jadi Pengusaha, buku yang menurut saya bagus bgt (10 dari skala 10), buku dengan penulis Anang Sam alias Anang Sambodo ini disajikan secara ringan yang berisi, motivasi, pandangan, pencerahan, memberikan tuntunan pola pikir yang modern dengan disajikan mirip cerita pengalaman hidup seseorang (pengalaman hidupnya mas Anang mungkin ????). Mas Anang juga menggambarkan isinya seolah-olah secara nyata, sehingga semangat untuk berusaha (bukan bekerja) langsung naek 100%.

Disamping itu arti “Bodo” membuat saya menjadi lebih PD, sebelumnya saya kadang2 suka mengganggap saya “Bodo” sehingga saya berpikir tidak dapat melakukan hal-hal yang membanggakan dan berarti.

Satu hal yang pasti buku Anang Sambodo ini menjelaskan bahwa setiap orang sudah ada rejeki nya (untuk bisa kaya) walaupun “Bodo” dalam hal akademis misalnya, tinggal bagaimana usaha yang dilakukan dalam melihat peluang.

Yang jelas buku Anang Sambodo ini buku manajemen pertama yang saya beli dan membuka pola pikir saya menjadi setingkat lebih tinggi hehe….

masalah kapan yah saya bisa menerapkan wirausaha dan menjadi pengusaha sukses, semoga secepatnya. Amin.

 

 

 

Rony Syahputra N
Cirebon 


Responses

  1. Hanya orang bodoh yang berpikir kalau orang bodoh TIDAK bisa jadi pengusaha.
    Jadi pengusaha TIDAK melulu pintar tapi BERANI ACTION!

    Salam

    Tjandra Danny

    • benar Pak Tjandra,
      orang pintar ada yang berhasil dan gagal,
      orang bodo jg sama, ada yang berhasil dan gagal.

      Tinggal bagaimana kita memilih, jadi berhasil…..MAU ??? hehehe.

      Pak Tjandra salam kenal,
      dan terima kasih untuk mampir di blog saya….

  2. benar sekali pak,saya juga sedikit menyesal karena saya dulu sewaktu sma lebih mengambil bidang ipa,memang sih ipa dulu MENCERMINKAN pandai,tapi kita jadi susah bergaul dangan teman,karena mungkin harus selalu fokus pada pelajaran…Padahal,yang dibutuhkan pengusaha adalah semakin banyak sosialisasi kita menjadi dapat mengetahui peluang….Jadi intinya siapkan, sosialisasi dan TAKE ACTION..

  3. saya juga gak pintar tapi berusaha untuk tidak bodo orang yang pandai itu selalu merendah dan bijaksana , menghargai orang lain apapun derajatnya.

  4. ya sih kita harus berusaha kali


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: