Oleh: Rony Syahputra Nasution | Juni 19, 2009

PHP Di Linux ? Kenapa Tidak

800px-php-n_logosvgSaya dan beberapa teman bermain,
familiar menggunakan PHP,
dalam proses pembuatan tools sederhana,
untuk membantu menyelesaikan pekerjaan.

Jadi sebenarnya PHP,
tidak hanya dipergunakan untuk pembuatan web saja,
melainkan dapat digunakan beraneka macam pekerjaan,
sama seperti VB.NET, Java, C#.NET dan sebagainya.

Apalagi web saat ini,
sudah dapat menjadikan suatu aplikasi,
yang komplek dan luas,
bukan sekedar web biasa ^_^ hehe.

Dan dari beberapa teman saya,
ternyata banyak juga yang beranggapan,
jika PHP hanya bisa di “develop” di Windows.

Nah Lho,
Bukankah PHP itu lintas platform atau
sistem operasi ?

Oleh sebagian besar teman saya itu,
memang membenarkan statement itu,
dengan alasan PHP “dapat” dijalankan,
dengan menggunakan web browser,
sehingga dapat digunakan secara lintas platform,
tapi tetap “develop” nya tetap di Windows.

Nah lo (lagi),
jadi benar atau salah ?

Jika dari statement diatas,
bisa dikatakan hal ini adalah SALAH,
mengapa ?

Karena PHP,
dan teman2 nya,
seperti Apache dan MySQL,
justru awalnya hadir pada Sistem Operasi,
Open Source seperti Linux (*NIX).

Berawal dari semakin populernya,
PHP, MySQL dan Apache,
maka diciptakan juga untuk versi Windows,
yang bertujuan agar pencinta Windows,
juga dapat menggunakannya dengan baik di Windows.

Lalu kenapa banyak yang beranggapan,
PHP (dan teman2 nya) lebih “populer” di Windows ?

Hal ini (mungkin) dikarenakan,
tersedianya PHP, MySQL dan Apache,
dalam paket siap install,
seperti Appserv, XAMPP, dsb,
yang mudah, cepat dan simple dalam proses instalasi.

Disamping itu populer dan familiarnya,
sistem operasi Windows,
menjadi salah satu kunci.

Apapun pilihan yang diambil,
yang penting berkreasi ^_^ hehe.

Jika anda tertarik untuk menggunakan,
Linux (OpenSuse 11) sebagai sistem operasi,
Apache sebagai web server,
MySQL sebagai database server,
PHP sebagai server side,
atau dikenal LAMP,
silakan simak panduan berikut.
 

Langkah Installasi LAMP
01. Buka YAST Control Center.
02. Pilih Software Management.
03. Masuk ke Server Functions.
04. Pilih Web and LAMP Server.
05. Tekan Accept.

Menjalankan Web Server
01. Buka YAST Control Center.
02. Pilih System, kemudian System Service (Runlevel) Option.
03. Setelah itu muncul window System Service (Runlevel) Details.
04. Pilih Expert Mode.
05. Kemudian pilih opsi Apache2.
06. Pilih Tombol Start/Stop/Refresh.
07. Tekan tombol Start now.
08. Untuk menjalankan otomatis (pada service), klik Set/Reset.
09. Kemudian klik Enable the service.
10. Selanjutnya klik tombol Ok.
11. Dan pilih yes untuk menyimpan konfigurasi.

Untuk mencoba apakah Apache sudah jalan,
ketik 127.0.0.1 pada web browser anda,
bisa Firefox, Konqueror atau opera,
saya suka menggunakan Konqueror.

Jika Apache sudah berhasil,
akan menampilkan text It Works!,
pada web browser anda.

Menguji Hubungan PHP dan Apache
01. Ketik <?php phpinfo(); ?>
02. Simpan pada /home/USERNAME/public_html.
03. Beri nama index.php.
04. Buka web browser.
05. ketik http://127.0.0.1/~USERNAME.
06. Misalkan http://127.0.0.1/~Rony.
07. Jika berhasil akan muncul konfigurasi PHP pada web browser.

Selanjutnya adalah melakukan,
konfigurasi dan menjalankan MysQL.

Konfigurasi MySQL
01. Masuk kedalam konsole.
02. Ketik SU, untuk masuk sebagai root.
03. kemudian ketik cd /bin.
04. Setelah itu masuk pada folder bin.
05. Ketik mysql_install_db –user=mysql.
06. Kemudian sistem akan melakukan instalasi.
07. Selesai.

Untuk Menjalankan MySQL
01. Masuk ke YAST Control Center.
02. Pilih System Services (Runlevel).
03. Pilih Expert Mode.
04. Klik tombol Start/Stop/Refresh.
05. Klik opsi tombol Start now.
06. Selanjutnya klik tombol Set/Reset.
07. Klik Enable the service.
08. Klik tombol Ok.
09. Pilih Yes untuk menyimpan konfigurasi.
10. Selesai.

Selamat,
anda sudah bisa berkreasi dengan menggunakan,
Linux Apache MySQL dan PHP (LAMP).

Keunggulan menggunakan LAMP,
antara lain :

Open Source
Dengan Open Source,
bisa modif sesuai keinginan,
tapi tetap handal dan powerfull.

Source Code Aman
Source code anda akan lebih aman,
dari proses edit atau copy,
oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,
dengan cara source code disimpan pada root,
aplikasi tetap dapat jalan walaupun,
tidak login dengan root.

Fungsi PHP Lebih Optimal
Penggunaan fungsi dari PHP,
akan lebih optimal,
karena ada bebarapa fungsi dari PHP,
tidak dalam di implementasi pada OS Windows.

Free
Dengan LAMP,
dapat digunakan secara Free,
tidak perlu memikirkan licence,
kita tetap legal (tidak bajakan ^_^),
tetap tetap handal dan powerfull.

Disamping hal diatas,
masih banyak keunggulan yang bisa didapat,
dan dijadikan alternatif ^_^.

Semoga bermanfaat.

 

Salam dari Cirebon,
Rony Syahputra N.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: