Oleh: Rony Syahputra Nasution | Agustus 25, 2009

Antara Frontend, Backend dan Web

Gara-gara tidur dari jam 8an malem,
pas sekarang bangun,
malah susah tidur.

Akhirnya coba2 nulis,
tentang frontend dan backend,
dari suatu aplikasi,
kenapa ?

Tidak tau juga,
terlintas aja,
tapi mudah2an,
nambah pahala di bulan yang suci ini,
walaupun secara singkat mungkin hehe ^_^,
mudah2an manfaatnya besar,
amin.

Secara umum,
aplikasi yang ada,
terbagi menjadi 2 bagian,
frontend dan backend.

Kali ini,
kita mencoba melihat,
dari sudut pandang,
sebuah web ataupun aplikasi web.

Dalam dunia web,
kita mungkin sering mendengar,
web designer (pembuat desain),
dan juga web developers (programer web),
dalam proses pembangunan web.

FRONTEND
Dimana bagian ini,
lebih condong kepada,
aspek proses desain dan interface,
tampilan sebuah web.

Dalam frontend,
biasanya meliputi :
1. desain grafis.
2. desain interface.
3. desain informasi yang diberikan kepada pengguna.
4. produksi bagian layout, seperti document HTML, CSS dan Js.

BACKEND
Bagian ini,
lebih spesifik kepada,
program dan script atau source code,
yang bekerja di server,
yang berjalan (run) dibelakang layar,
dan membuat sebuah web,
menjadi dinamis dan interaktif.

Pada umumnya,
pembangunan backend dari web ini,
dikerjakan oleh programmer,
akan tetapi suatu web menjadi terbaik,
jika pembuat desain web,
juga memahami fungsi dari backend ini.

Dalam backend,
biasanya meliputi :
1. desain informasi yang dikelola oleh server.
2. form processing.
3. database programming.
4. content management system.
5. bahasa pemrograman web (server side),
    seperti Perl/CGI, PHP, ASP.NET, JSP, Ruby on Rails, Java, dsb.

Sebenarnya,
disamping frontend dan backend,
dalam suatu proses development web.
terdapat web server administrator.

Web administrator,
mengelola konfigurasi dan traffic server web,
akan tetapi bagian ini dapat dikatakan
termasuk kedalam external entity,
dari web development.

Kemudian,
berapa personal yang dibutuhkan,
untuk web designer, programmer, dan administrator
dalam pembangunan suatu web atau aplikasi web ?

Jawabannya,
tergantung kebutuhan yang ada,
bisa 1,2, 5, 10..n untuk masing bagian,
bisa juga hanya 1 personal untuk semuanya,
jika web atau aplikasi web skala (mungkin) kecil ^_^.

Semoga bermanfaat.

Salam dari Cirebon,
Rony Syahputra Nasution

Referensi :
Jennifer Niederst Robbins, Learning Web Design Third Edition, O’Reilly, June 2007


Responses

  1. Berarti saya lebih ke back end programmer


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: