Oleh: Rony Syahputra Nasution | September 16, 2009

Ketika Kuantitas Lebih Penting Dari Kualitas

Pagi ini browsing2,
liat berita di detik.com.

Ada artikel,
tentang TSEL-Flash,
yang sekaligus menjawab,
gosip2 yang saya terima akhir2 ini.

Walaupun sempet dapat sms,
tentang ini 9 September lalu,
dari operatornya.

Komentar2 yang ada,
juga mewakili apa yang saya rasakan,
karena saya takut menulis keluhan disini,
takut kaya mbak Prita hehe ^_^,
jadi baca langsung aja.

komentar Lengkap Ada Disini:
http://www.detikinet.com/commentpaging/2009/09/16/071538/1204437/328/1/alasan-telkomsel-sunat-kuota-bandwidth

Artikel lengkapnya disini :
http://www.detikinet.com/read/2009/09/16/071538/1204437/328/alasan-telkomsel-sunat-kuota-bandwidth

 

Cuplikan Artikel

Alasan Telkomsel ‘Sunat’ Kuota Bandwidth 
Achmad Rouzni Noor II – detikinet
 
Telkomsel Flash
Jakarta – Telkomsel akhirnya menjelaskan mengapa bandwidth layanan internet Telkomsel

Flash miliknya, diturunkan kuotanya sedemikian besar, seperti yang dikeluhkan banyak pelanggan.

Operator seluler ini baru saja mengirimkan penjelasannya–atau lebih dari dua pekan

berselang sejak mereka memberlakukan penurunan kuota melalui paket sistem Fair Usage

baru tersebut 1 September 2009 lalu.

“Pemberlakukan ini didasarkan pada data perilaku pengguna Telkomsel Flash, di mana 60%

rata-rata menggunakan data 500 MB per bulan,” sebut Manager Data and Broadband Service

Telkomsel, Arief Pradetya, dalam rilis yang dikutip detikINET, Rabu (16/9/2009).

Dalam keterangannya Telkomsel menyebutkan: untuk Paket Basic, pelanggan diberi kuota

500 MB dengan kecepatan maksimum 256 kbps dan Paket Advance 1 GB kecepatan maksimum 512

kbps, serta Paket Pro kecepatan maksimum 3,6 Mbps untuk 2 GB.

“Bila penggunaan melebihi kuota, maka tetap tidak dikenakan biaya tambahan. Hanya

secara otomatis kecepatan menjadi internet biasa. Paket Pro menjadi 128 kbps dan paket

basic serta advance menjadi 64 kbps,” masih kata Arief.

Telkomsel tidak menyebutkan secara langsung adanya penurunan kuota besar-besaran

seperti yang ramai diributkan di milis dan forum diskusi di internet. Namun operator

ini secara tidak langsung mengakui adanya ‘penyunatan’ kuota bandwidth melalui kalimat

pernyataan:

Pemberlakukan ini didasarkan pada keinginan untuk membatasi 10% abusive user yang

secara dominan menghabiskan resources network dengan penggunaan hingga puluhan bahkan

ratusan GB yang mengakibatkan gangguan terhadap pengguna lain karena menyebabkan

penurunan kualitas secara signifikan.

 

 
Semoga Bermanfaat.

 
Salam dari Cirebon,
Rony Syahputra Nasution.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: